16 November 2011

Akhirnya MELEDAK !!!!

Perasaan itu, perasaan yang lama tersimpan di dada ini. Semakin menguat seiring berjalannya waktu dan pulihnya kesadaran diri bahwa hal itu tak kan terpenuhi sampai pada masanya nanti.
Namun sebagai manusia, bagaimanapun rasa itu tetap akan ada dan sekali lagi aku tidak akan mampu menolaknya.
Ketika akhirnya perasaan itu begitu kuatnya muncul dan tak mampu tertahan lagi oleh jiwa yang lemah ini, dan meledak juga...
Yah...meledak dan tumpah seiring derai airmata, karena memang hanya menumpahkan airmata dan juga doa yang aku mampu saat ini untuk mencurahkan perasaanku padanya. Meski harus mencoba menyembunyikan itu semua dan harus selalu nampak tidak terjadi apa-apa. Karena memang perasaan ini hanya aku dan dia yang mengerti.

Aku kangen padamu..........
Anakku.................

11 November 2011

Tak Terganti

Perasaan ini, perasaan sedih ini, mengapa masih saja belum bisa hilang ?
Apakah karena dirimu tak tergantikan ?
Dan memang dirimu tak kan pernah tergantikan..
Kasih dan sayangku sepenuhnya bagimu....
Anakku.......

04 Oktober 2011

Tidak Akan Melupakanmu...

Sekali lagi, tidak...
Bagaimana aku sanggup melupakanmu
Meskipun dirimu tidak lagi berada di sisiku
Karena kau adalah "Mentari Pagi"ku
Karena kau adalah "Penyejuk Jiwa"ku
Karena kau adalah "Pelipur Lara"ku

Sekali lagi tidak...
Aku tidak akan melupakanmu..
Anakku.................

29 September 2011

Mudah untuk "sekedar" berbicara

Di saat sekarang, dimana dalam jurang keterpurukan tanpa dasar dan sangat memilukan, disaat semangat untuk melanjutkan hidup dan kehidupan hampir musnah, di saat semuanya terasa sia-sia dan tak berguna, di kala bahkan aku sendiri pun tak tahu harus berbuat apa karena memang aku tak berdaya, sewaktu perih seringkali melanda dan air mata seakan kehabisan kata-kata.
Banyak rekan, teman, sahabat dan bahkan ruh dalam diriku sendiri berusaha menghibur untuk sekedar membesarkan hati dan meringankan asa. Terima Kasih untuk semuanya, dari lubuk hati terdalam terucap terima kasih.

Namun aku sendiri merasa hampa, tanpa asa dan harapan, setelah kepergian "mentari pagi" ku. Seakan pagi akan selalu tanpa matahari. Seperti hidup yang akan selalu tanpa arti. Seraya nyawa ingin segera melenggang pergi.

21 September 2011

Berat sekali Ya Allah....
Sungguh berat kurasakan cobaan ini
Engkau yang Maha Mengetahui
betapa berat yang kurasakan saat ini

Hanya kepadaMu lah aku mnyembah dan hanya kepadaMu lah aku mohon pertolongan
Google